(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

24 September 2026, 04:40:55
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Pegawai Bank BUMN Wonosari Bobol Rp1,66 Miliar Kini Ditahan Kejati DIY

PostNusantara- click (WONOSARI)  Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY) resmi menetapkan ABW, oknum pegawai salah satu bank BUMN di Wonosari, Gunungkidul, sebagai tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan fasilitas kelonggaran tarik pinjaman.

Nilai dana yang diduga dipindahkan secara ilegal mencapai Rp1,66 miliar dari enam rekening milik debitur selama periode 2023-2024.

Penetapan tersangka dibenarkan oleh Plh Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati DIY, Widi Wicaksono. Ia menyebut penetapan dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang sah.

“Penetapan tersangka ini dilakukan melalui proses penyidikan dan pengumpulan alat bukti,” kata Widi Wicaksono kepada awak media, jum at  (11/9/2026).

ABW yang saat kejadian menjabat sebagai Relationship Manager (RM) sekaligus Account Officer (AO) di bank plat merah tersebut, diduga melakukan 13 kali transaksi pemindahbukuan tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuan para debitur pemilik rekening. Total nilainya mencapai Rp1.661.232.120

Modus Licik: Dua HP dan Screenshot WhatsApp Rekayasa

Kasi Penyidikan Kejati DIY, Bagus Kurnianto, membongkar modus yang digunakan tersangka yang terbilang licik.

Tersangka diduga menggunakan dua unit ponsel. Satu nomor dibuat seolah-olah menjadi nomor milik nasabah debitur.

Dari situ, ABW merekayasa percakapan WhatsApp seolah-olah nasabah meminta agar dananya dipindahkan dari rekening fasilitas kelonggaran tarik ke rekening tertentu.

“Ini di-screenshot kemudian dia sampaikan ke teller. Jadi teller percaya kalau itu perintahnya dari nasabah,” ujar Bagus Kurnianto.

Hasil screenshot palsu itu kemudian diserahkan kepada teller bank sebagai dasar untuk melakukan pemindahbukuan.

Penyidik mengungkap, dana hasil kejahatan itu diduga dialihkan ke rekening pihak yang memiliki hubungan keluarga dengan tersangka, serta ke rekening debitur lain yang buku tabungan dan kartu ATM-nya dikuasai oleh ABW.

Sebagian dana diduga dipakai untuk menalangi angsuran nasabah lain yang berada di bawah kelolaannya agar terlihat lancar,

(Redaksi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles