(55) 445 521 455

Mon - Sat 8.00 - 17.00

Denver, Colorado

24 September 2026, 03:26:28
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Isu Serangan Fajar Rp 100 Ribu Per Suara Pemilihan Lurah Kampung Kapanewon Ngawen

PostNusantara-Click – NGAWEN, – Tahapan Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul mulai memasuki masa paling krusial. Di tengah persiapan menuju hari pencoblosan, isu tak sedap mulai berhembus kencang. Praktik money politik atau politik uang diduga mulai dimainkan untuk memenangkan salah satu calon.

Salah satu wilayah yang menjadi sorotan adalah Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen. Kalurahan yang tahun ini ikut dalam Pilur serentak tersebut dikabarkan marak terjadi praktik jual beli suara pemilih.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh warga Kalurahan Kampung kepada redaksi suaragunungkidul.net melalui sambungan telepon, Sabtu (12/09/2026). Warga tersebut bahkan menantang wartawan untuk turun langsung ke lapangan agar melihat kondisi yang sebenarnya.

“Serangan fajar sudah mulai rame mas, sudah mulai ramai di Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, jenengan asal ke Ngawen nanti juga tahu,” ujar warga yang keberatan namanya dipublikasikan.

Warga tersebut enggan merinci nominal dan siapa calon yang bermain, namun ia memastikan isu tersebut bukan sekadar gosip warung kopi, melainkan sudah menjadi pembicaraan hangat di tingkat padukuhan.

Menanggapi beredarnya isu tersebut, wartawan mencoba melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Ngawen, AKP Arif Haryanto.

Melalui sambungan telepon, AKP Arif Haryanto menegaskan pihaknya akan terus memantau dan mengawal ketat seluruh tahapan Pilur di wilayah Kapanewon Ngawen. Ia juga menegaskan tidak akan segan menindak tegas pelaku jika ditemukan bukti praktik money politik.

“Terkait laporan resmi belum ada mas, tentunya dari calon Lurah waktu yang lalu sudah melaksanakan deklarasi damai, termasuk di dalamnya penolakan terhadap money politik, mohon kiranya untuk ditaati,” harap Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, hingga saat ini semua informasi yang beredar masih sebatas isu yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Untuk itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon (Forkompinka) Ngawen dan Panitia Pengawas (Panwas) Kalurahan untuk ditindaklanjuti.

“Ini baru sebatas isu,

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles