PostNusantara- click ( Jakarta) Aksi tidak terpuji kembali mencoreng citra kepolisian usai sebuah rekaman dugaan pungutan liar (pungli) di perempatan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, beredar luas. Seorang oknum polisi terekam menghentikan kendaraan roda empat secara sepihak dan disinyalir sengaja mencari-cari kesalahan pengemudi.
Alih-alih melakukan penindakan tilang sesuai prosedur hukum resmi, oknum tersebut justru diduga meminta uang tunai sebesar Rp500 ribu secara langsung kepada pengendara. Praktik pemalakan di tengah persimpangan jalan tersebut memicu gelombang emosi dari masyarakat dan pengguna jalan.
“Bukannya melakukan penindakan sesuai prosedur hukum yang berlaku, oknum tersebut justru diduga meminta uang sebesar Rp500 ribu secara langsung kepada pengendara,” tulis laporan warga dari rekaman yang beredar.
Publik dan warganet kini mendesak Divisi Propam Polri untuk segera turun tangan mengusut tuntas serta memberikan sanksi tegas kepada oknum tersebut. Langkah cepat institusi kepolisian sangat diharapkan guna menindak pelanggaran anggota serta memulihkan kepercayaan masyarakat.
(Redaksi)





